
Kalau sempet bingung karya yang kalian bikin itu bagus apa ga, tenang aja, kalian ga sendirian kok. Proses bikin karya itu panjang banget dan penuh eksplorasi. Apalagi karya seni mediumnya beragam banget, dan nggak harus melulu kanvas dan cat. Proses yang berliku ini bisa dimulai dari mana aja. Banyak seniman mulai dari dirinya sendiri dan based on experience yang mereka rasakan. Salah satu yang punya proses kayak gini adalah Hong Yi, atau dikenal juga sebagai Red, seniman asal Malaysia. Dia sering mengeksplor barang-barang yang ada di sekitarnya buat jadi karya yang unik. Salah satunya "Teh Tarik Man," di mana dia menyusun 20.000 kantung teh bekas jadi gambar peracik minuman khas dari negaranya. Walaupun kalau digambar aja karyanya tetep bagus, tapi karena dia pake material yang juga dekat dengan ceritanya, karya buatannya jadi makin bermakna dan ga kaku. Karya-karya Hong Yi yang lain juga nunjukin hal ini. Dia getol nyusun berbagai macam hal dari bambu hingga telepon genggam, dari sedotan sampai kaos kaki. So, barang-barang yang ada di sekitar kalian sekarang pun bisa jadi inspirasi buat bikin karya selanjutnya.
Karya yang bagus bukan berarti selalu yang personal. Kadang karya malah merespons suatu isu yang menarik perhatian atau dekat dengan si seniman. Nikolai dan Simon Haas bikin karya berbentuk kursi-kursi yang dihias dengan benang, kain, dan banyak material lain. Buat mereka, manusia sering banget mengotak-ngotakan sesuatu, padahal ga semua hal seperti itu. "We are pattern recognizers. We thrive on categories," kata Simon Haas. Hasilnya, bentuk-bentuk bangku yang mereka tampilin juga jadi ajaib dan ga kayak diperuntukkan buat manusia.

Sejarah pribadi yang kalian punya, juga bisa jadi poin penting dalam proses bikin karya. James Jean adalah seniman visual asal Taiwan yang besar di AS. Sebagai seniman, Jean cukup getol mengeksplor medium yang dilakoni dan hasilnya beragam, mulai dari skateboard hingga tas Prada. Yang menarik, proses berkaryanya ga aneh-aneh. Dia bakal gambar apapun yang ada di kepalanya dulu, baru bikin cerita dan konsep dari gambar tersebut. Gaya menggambar Jean terinspirasi dari lukisan cat air Cina. Tapi kariernya sebagai komikus dan ilustrator serta gaya hidupnya yang berpindah-pindah bikin style itu justru jadi lebih menarik. Dia juga sering baca mitologi dan kebudayaan Asia. Jadi meski ga pake sketsa, gambar buatan James Jean tetap apik karena terus mengambil inspirasi dari berbagai pengalamannya.
Medium yang unik biasanya bikin karya jadi lebih menarik perhatian. Ga cuma itu, keluar dari zona aman seperti kuas dan kanvas bisa jadi experience yang seru. Prosesnya emang ga mudah sih, cuman kalau kalian terus explore medium-medium yang kalian kerjain, inspirasi bakal datang juga. Pada akhirnya, yang dibilang seni bukan cuma lukisan yang digantung atau patung yang dipajang. Asal karya itu punya makna dan menggambarkan experience kalian, that is your art. Apalagi inspirasi bisa datang dari mana aja. Baik di rumah atau di jalan, bisa aja ada sesuatu yang nyentil imajinasi. Seni masih luas banget, dan yang kalian tinggal lakukan adalah explore, experience, express.
So, let’s get inspired and make some art!
Stay tuned on letscml.id buat dapetin update-an menarik lainnya seputar art dan jangan lupa REGISTER sekarang!
Kumpulin terus CML Points dengan cara log in sesering mungkin, aktif di forum ini dan share artikel, join LET'S CML Studio buat ngobrol seputar music, art, fashion, dan submit karya kalian untuk dapetin kesempatan kolaborasi bareng Dipha Barus, Bernhard Suryaningrat, dan Jeffry Jouw di LET'S CML Project yang hasilnya bakal di-showcase di LET'S CML Festival. Kalian bisa nukerin CML Points yang terkumpul dengan berbagai exclusive merchandise.
5 years ago like ShareWebsite ini diperuntukkan untuk kamu yang berumur 18 tahun ke atas,
karena terdapat informasi soal produk rokok.
Dengan memasuki website ini, kamu benar menyatakan diri berusia
18 tahun ke atas.